Postingan

Menampilkan postingan dengan label hikmah

Sedih dan Bahagia

Gambar
Dikisahkan ada seorang ibu yang hidupnya kekurangan memiliki dua anak (A & B). Si A menggantungkan hidup sehari-harinya bekerja sebagai pembuat kerupuk dan si B mendapat penghasilan dari menyewakan (ojek) payung.  Setiap harinya ibu itu selalu bersedih karena memikirkan nasib anaknya. Ketika hari hujan ibu itu bersedih memikirkan si A karena tidak bisa menjemur kerupuk dan Ketika hari panas ibu itu bersedih memikirkan si B karena tidak ada orang yang menyewa payung anaknya itu. Sungguh malang nasibku dan menderitanya hidupku tiada pernah ku merasakan kebahagiaan dalam  hidup ini,  pikirnya. Sebenarnya Ibu itu bisa setiap hari penuh dengan kebahagiaan jika mengubah mindsetnya. Ketika hari hujan ibu itu berbahagia memikirkan si B karena banyak orang yang menyewa payung anaknya dan Ketika hari panas ibu itu berbahagia memikirkan si A karena bisa menjemur kerupuk sampai kering. Jadi sedih or bahagia tergantung dari sudut mana dirimu memikirkannya. D...

HIKMAH SEBUAH KEMATIAN

Gambar
HIKMAH SEBUAH KEMATIAN MARI KITA SEJENAK RENUGKAN TENTAG HIKMAH SEBUAH KEMATIAN.. Stiap yang datang pasti akan pergi. Semua yang hidup pasti akan mati. كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. Kematian adalah simbol kemerdekaan. Kebebasan dari penjajahan setan di dunia, kebebasan dari kepaanaan alam nyata. Aku melihatmu duduk tersungkur dihadapan sosok ibu yg telah tiada. Mengajikan sepenggal surat yasin dengan suara gemetar menahan tangis, dan tatapan mata kosong penuh duka. Aku tak mampu menghampiri untuk menegarkan hatimu, aku tak mampu lagi melihat mata seperti waktu itu, mata saat kamu kehilangan ayah. Aku hanya berjalan melewatimu, menghampiri jasad calon ibu mertuaku. Aku mencoba membuka selembar kain p...

TAZKIYATUN NAFS

Gambar
CAKRA SARANA UNTUK TAZKIYATUN NAFS Hakikat manusia dalam pandangan Islam terletak pada ruh, bukan pada jasad. Jasad dipahami hanya sebagai instrumen semata. Bahwa segala perilaku manusia berasal dari jiwa. Pada hakikatnya, yang melihat, mendengar, dan merasakan adalah jiwa. Namun inti dari jiwa adalah ruh sebagai hakikat yang abadi yang secara langsung berasal dari Allah SWT. فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُواْ لَهُ سَاجِدِينَ “Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud”. (QS. Al-Hijr : 29) Ruh adalah rahasia Tuhan yang di tiupkan kepada nafs (jiwa atau badan). Ruh ini menyebut dirinya AKU, yang disebut bashirah (yang mengetahui atas jiwa, qalb, fisik dll. [1] Ruh adalah simbol nilai-nilai ketuhanan dalam diri manusia, ketika Ruh ditutupi/hijab dengan jasad, ibarat sebuah cahaya yang terang tapi didalam gedung. Maka cahaya tersebut tidak bisa keluar, karena...

CAKRA DAN JIWA

Gambar
HUBUNGAN CAKRA DENGAN JIWA Cakra berasal dari bahasa sansekerta yang berarti roda, karena memang berbentuk seperti roda yang berputar ke kiri dan ke kanan. Secara umum fungsi cakra adalah sebagai pintu keluar masuknya energi non fisik. Sebenarnya cakra erat hubungannya dengan tubuh fisik terutama organ-organ tubuh fisik yg terkait. Seberapa lancar energi keluar masuk ke cakra juga akan mempengauruhi fungsi organ fisik yang terkait . Di samping itu cakra –cakra yang utama dalam tubuh sangat terkait dengan jiwa manusia, karena di dalam cakra tersebut tersimpan sifat-sifat kecenderungan prilaku manusia. Diyakini ada 365 titik cakra dalam tubuh manusia, tetapi jumlah titik cakra yang utama (mayor) hanya ada tujuh. Yang tujuh ini sudah dianggap mewakili cakra lain yang jumlahnya ratusan itu.  Adapun 7 cakra yang utama adalah: 1.Cakra Dasar Letaknya di tulang ekor, dalam cakra dasar ini terdapat Jiwa Ammarah yaitu jiwa yang selalu berbuat dosa dan maksiat. Allah telah berfirman dalam Al...

PROSES DZIKIR

Gambar
MEKANISME PROSES DZIKIR Manusia mempunyai kelebihan di antara semua makhluk. Kelebihan itu ialah bahwa manusia mempunyai dua dimensi. Pertama, dimensi materi, yang di dalam filsafat dinamakan juga dengan dimensi hewani. Di dalam filsafat, jisim manusia dinamakan dengan gharizah (insting) atau raghbah (kecenderungan), sementara di dalam ilmu akhlak dan irfan Islami dinamakan dengan orientasi hewani, atau dimensi hewani manusia. Manusia juga mempunyai dimensi spiritual. Dimensi ini adalah dimensi malakuti, yang di dalam filsafat dinamakan dengan ruh. Oleh karena itu, para ulama mengatakan bahwa manusia itu terdiri dari ruh dan jisim (jasad). Hakekat manusia adalah Ruh, ketika Ruh dibungkus jasad, maka tujuan manusia adalah bagaimana peranan Ruh itu sangat dominan dari pada jasad. Hal ini telah disinggung oleh Nabi saw. Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ ، وَجَنَّةُ الكَافِرِ “Dunia adalah penjara bag...

JALUR ENERGI DZIKIR

Gambar
JALUR ENERJI DZIKIR DALAM TUBUH Di antara kelompok sufi (tasawuf) ada yang mendakwakan bahwa riyadhah (latihan) ruhani yang dilakukan seorang sufi bagi dirinya akan menyampaikan ke suatu tingkatan dimana ia dapat menyikapkan isyarat-isyarat qudus yang terdapat di balik ungkapan-ungkapan Al- Qur’an, dan akan tercurah pula ke dalam hatinya dari limpahan ghaib, pengetahuan subhani yang dibawa ayat-ayat itulah yang disebut Tafsir al-Isyari. Manna Khalil al-Qattan menyatakan bahwa setiap ayat mempunyai makna zahir dan makna batin (tersembunyi). Makna zahir ialah segala sesuatu yang segera mudah dipahami akal pikiran sebelum lainnya, sedangkan makna batin adalah isyarat-isyarat tersembunyi di balik itu yang hanya nampak dan diketahui maknanya oleh para ahli tertentu (ahli suluk). [1] Para sufi umumnya berpedoman kepada hadits Rasulullah SAW yang berbunyi: عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ الِلَّهِ عَنْهُ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الِلَّهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " أُنْزِلَ ال...

CAHAYA DZIKIR DALAM TUBUH MANUSIA

Gambar
CAHAYA DZIKIR DALAM TUBUH MANUSIA CAHAYA DZIKIR  DALAM TUBUH MANUSIA Manusia terdiri dari unsur jasad dan ruh. Jasad dengan segala kebutuhannya menarik manusia ke bumi. Adapun ruh, ia membawanya naik ke langit. Setiap kali mendekat ke bumi, ia semakin jauh dari langit, sehingga hubungannya dengan Allah melemah. Bahkan, terkadang ia sampai pada kondisi di mana hubungannya dengan Allah terputus sama sekali, dan ia menjadi orang yang sangat lekat dengan bumi Inilah yang kita dapati dalam firman Allah swt, “Tetapi dia cenderung kepada dunia.” (al-A`raf [7]: 176). Begitu pula sebaliknya, setiap kali ruh dan hati manusia lepas dari ikatan-ikatan bumi, ia akan naik ke langit, sehingga hubungannya dengan Pencipta semakin kuat, mencapai derajat penisbatan kepada-Nya, sehingga ia pun menjadi hamba yang rabbani. Oleh karena itu, hanya ada satu pilihan dalam penisbatan ini; ke bumi atau ke langit. Banyak cara dan metode agar kita bisa lepas dalam ikatan...